Beberapa hari lagi, Bangsa Indonesia akan merayakan hari Sumpah Pemuda, dan untuk mengkilas balik peristiwa pada 28 Oktober 1908 lalu, Koperasi Nelayan Barelang (KNB) dan pelajar menanam 2.000 bibit bakau di Pulau Lengkana, Belakang Padang, Sabtu, 25 Oktober mendatang.
Disaat semangat para pemuda sedang tumbuh untuk mengisi pembangunan, Koperasi Nelayan Barelang (KNB) akan memanfatkan hal itu untuk membawa pemuda agar peduli juga dengan lingkungannya. Dan kepedulian yang akan ditanam dalam pola pikir pelajar ini yang terutama pada keberadaan hutan bakau.
"Di Batam, Rempang dan Galang (Barelang) yang kondisi bakaunya sudah memprihatinkan karena maraknya aksi penebangan liar serta penimbunan di bibir pantai secara berlebihan," ujar Ketua KNB, Antonius kepada wartawan, kemarin.
2.000 bibit bakau yang akan ditanam di Pulau Lengkana, Kecamatan Belakang Padang, katanya, KNB sebagai penyelenggara penanaman bakau akan menggandeng para pelajar serta sejumlah nelayan dari Barelang mengangkat tema “Kepedulian Nelayan dan Pelajar Terhadap Bakau”.
dijelaskannya, tema ini dipilih untuk terus menerus mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan masih terjadi di berbagai wilayah yang menyebabkan bencana lingkungan. Rusaknya hutan dan lahan bakau, lanjutnya, telah menyebabkan dampak yang meluas, seperti perubahan iklim dan krisis pangan.
"Dengan memperingati seabad Hari Sumpah Pemuda, KNB ikut peduli terhadap kondisi lingkungan yang ada. Oleh sebab itu, secara nyata dan dengan langkah pasti untuk menunjukkan dukungan dalam mengantisipasi dampak dari perubahan iklim yaitu menanam sebanyak-banyaknya bibit bakau," ujarnya.
Menurutnya, sesuai dengan semangat 100 tahun Sumpah Pemuda, maka KNB mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengedepankan kepentingan lingkungan. "Mari jadikan momentum hari Sumpah Pemuda ini menjadi awal perubahan perilaku yang ramah terhadap lingkungan," ujarnya.
Ketua Kadin Batam, Nada Faza Soraya yang juga merupakan penanggungjawab Pulau Lengkana mendukung kegiatan penanaman bakau ini yang disampaikan dalam acara sosialisasi pengembangan Pulau Lengkana sebagai daerah wisata terpadu di Belakangpadang, Kamis (16/10).
"Lengkana adalah Pulau yang akan dikembangkan sebagai wisata bahari. Untuk itu dengan kegiatan ini akan mendukung dan sejalan dalam rangka pengembangan Pulau ini," katanya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar