Kamis, 13 November 2008

Bakau Kami Jaga


Kegiatan Koperasi Nelayan Barelang bersama pelajar menghijaukan pesisir pulau Lengkana di kecamatan belakan padang Kota Batam tentunya perlu diberikan penghargaan dan apresiasi yang sangat tinggi.

Kegiatan yang sangat langka tanpa keterlibatan pemerintah dari segi pendanaan suatu yang jarang terjadi, dalam konteks ini Lsm Cisha Indonesia melihat pergeseran kepedulian donatur-donatur lingkungan yang ada diBatam ke bidang penanaman mangrove.Pergeseran kepedulian bukan sebuah sifat yang kasus tetapi lebih kepada kesinambungan dalam pola kegiatan
Kegiatan memperingati hari lingkungan hidup 5 juni 2008 dilanjutkan hari sumpah pemuda tanggal 20 Oktober 2008 diikuti wisata mangrove yang rutin dilaksanakan dwi mingguan menjadikan harapan pembuka bagi para aktivist lingkungan bahwa koperasi telah ikut menanam.

Kegiatan berkesinambungan serta membawa pengikut-pengikut baru, baik element pelajar, nelayan, aktivis serta para pejabat merupakan sirkulasi pendukungan terhadap kegiatan pemulihan lingkungan batam yang telah hancur demi sebuah pembangunan.

Peran Aktifis


Aktifis harus iri dengan kegiatan Koperasi Nelayan Barelang (KNB) dengan ikut membantu kegiatan tersebut secara maksimal, untuk itu lsm Cisha Indonesia sudah berperan dengan membantu sepenuhnya kegiatan KNB dari segi transportasi Laut, cisha menggerakkan Kapal pengangkut dan observasi Monitoring Selat bulang yaitu KM Cisha Explorer melaksanakan pemilihan titik-titik penanaman pengawasan bakau yang sudah ditanam serta melakukan pengangkutan personil dan peserta penanaman mangrove.

Kapal Motor Cisha Eksplorer juga telah melakukan bantuan maksimal yang diminta oleh KNB dalam hal monitoring bibit bakau yang ditanam di pulau lengkana dan pulau Bakau dengan perbedaan titik yang cukup jauh berkisar 27 mil laut.

Dengan demikian aktifis tetap tidak ketinggalan dalam pola bekerja sama dalam hal pemulihan lingkungan dengan menanam bakau yang dilakukan KNB.

Tidak ada komentar: